Bradley Manning, pembocor dokumen-dokumen rahasia Amerika yang kemudian dipublikasikan oleh Wikileaks, terancam hukuman mati. Pengadilan Amerika mendakwanya dengan 34 tuduhan, diantaranya membantu musuh.
Manning, tentara berusia 23 tahun, terkenal setelah diketahui sebagai pemberi data kepada Wikileaks yang menggemparrkan dunia itu. Politisi Amerika sangat marah dengan apa yang dilakukan Wikileaks. Sejumlah pejabat Partai Republik diantaranya mantan kandidat presiden Sarah Palin bahkan mengusulkan agar Amerika menempatkanmotor dan pendiri Wikileaks, Julian Assange, dalam daftar sebagaimana Osama bin Laden.
Maka ketika diketahui bahwa Wikileaks mendapatkan sebagian datanya dari Manning, tentara muda itu segera ditangkap. Saat ini Manning ditahan di penjara Militer Quantico, Virginia. Dengan banyaknya tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Manning diprediksi akan mendekam di penjara dalam waktu yang lama, atau bahkan hukuman mati.
Sebagian orang Amerika menganggapnya penghianat, tapi sebagian lagi menganggapnya pahlawan. Karena ia berani mengungkap apa yang selama ini disembunyikan pemerintah Amerika. Bagi sebagian, Manning mengingatkan warga Amerika terhadap Daniel Ellsberg, pejabat militer yang membuat heboh tahun 1971 karena membocorkan "Pentagon Paper" kepada New York Times.