Keberhasilan Ollie menjadi seorang penulis dan pebisnis ternyata banyak dipengaruhi oleh kegemarannya nge-blog. Sejak tahun 2003, Ollie rajin menulis tentang hal apapun yang menjadi ketertarikannya dalam situs blog pribadinya. Tulisan tentang hobinya melakukan traveling, fotografi, sampai soal gadget. Banyak keuntungan yang dirasakannya semenjak ia rajin nge-blog.
Penulis sekaligus entrepreneur kelahiran Yogyakarta ini mengaku mendapat banyak manfaat selama ia nge-blog, mulai dari mendapatkan kesempatan untuk berbisnis, mendapatkan penghasilan dari meng-endorse suatu brand, mendapat gadget untuk di-review, diundang menjadi pembicara di beberapa seminar, ditawari menulis di majalah-majalah ternama, mendapatkan tawaran jalan-jalan gratis ke beberapa negara, sampai diundang ke acara ASEAN Blogger Conference di Kuala Lumpur. Bisa dikatakan menjadi seorang blogger telah mengubah hidup seorang Ollie. Berawal dari ketekunannya nge-blog, kini ia pun telah mengelola beberapa bisnis toko online dan menerbitkan sekitar 20 judul buku.
Bagi beberapa orang, blog memang memiliki peranan penting dalam perjalanan karir dan hidupnya. Namun, Tidak sedikit juga yang belum mengetahui manfaat besar yang bisa dipetik dari kebiasaan nge-blog, dan bahkan beberapa teman yang saya kenal berhenti nge-blog karena merasa bosan dan tidak tahu harus berbuat apa dengan blog yang telah mereka buat.
Banyak orang yang menemukan kesulitan ketika ingin memulai nge-blog. Ada yang mengeluh kesulitan dalam memulai menulis sebuah artikel, tidak tahu topik apa yang harus diangkat di sebuah blog, kesulitan mencari padanan kata yang tepat, kesulitan menjaga konsistensi nge-blog dan lain sebagainya. Itu semua menjadi masalah klise yang dihadapi hampir oleh semua blogger.
Melalui buku ‘Creative Blog Writing’, Ollie berusaha untuk membagi pengalaman yang ia alami selama menjadi blogger yang ‘menjual’ dan tanpa ragu membuka semua rahasia yang selama ini ia terapkan. Dia memaparkan berbagai tips dan trik dalam membuat blog agar lebih menarik dengan ringkas, jelas dan ringan.
Ollie menuturkan bagaimana caranya menulis blog secara kreatif, mencari ide tulisan, menjaga konsistensi dalam menulis, hingga mempromosikan blog itu sendiri. Gaya bahasa yang dipakai pun gaya bahasa yang populer. Dalam beberapa jam saja saya bisa membaca habis buku ini dan dengan segera menerapkan ilmu yang saya dapat.
Buku ini patut dibaca oleh siapapun yang ingin memulai blogging sebagai salah satu media penyalur kreatifitas. Bagi saya, ‘Creative Blog Writing’ semakin membuka pengetahuan tentang dunia blogger, yang ternyata begitu luas. Saya akhirnya menyadari bahwsa dari sekedar nge-blog saja kita bisa menjadi seorang yang memiliki pengaruh positif bagi banyak orang.
Selain untuk melatih kemampuan dalam hal menulis, dengan nge-blog kita juga bisa berbagi hal-hal yang menarik dan bermanfaat, bertukar informasi, dan menambah teman yang memiliki interest yang sama. Setidaknya, setelah membaca buku ini, saya menjadi lebih percaya diri untuk kembali menulis blog.